Example 300250
DaerahMamuju

Jaga Kelestarian DAS Karama, Bapperida Sulbar Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dalam Pengelolaan Air

×

Jaga Kelestarian DAS Karama, Bapperida Sulbar Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dalam Pengelolaan Air

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat koordinasi strategis pengelolaan sumber daya air. Langkah ini selaras dengan Panca Daya Ketiga Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) yang memprioritaskan keberlanjutan alam demi masa depan daerah.

​Dalam pertemuan koordinasi bersama Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V, Selasa (27/01/2026), Bapperida menegaskan pentingnya desain pengelolaan yang terintegrasi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Karama.

Kolaborasi Sungai dan Daratan

​Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menyoroti bahwa kualitas air sungai sangat bergantung pada aktivitas di wilayah daratan. Oleh karena itu, sinergi antara BWS sebagai otoritas teknis sungai dan Pemerintah Daerah sebagai pengelola wilayah daratan menjadi harga mati.

​“Kita harus memiliki desain pengelolaan yang terintegrasi. Balai Wilayah Sungai mengelola alur sungai, sementara pemerintah daerah bertanggung jawab memastikan aktivitas di daratan tidak mencemari dan merusak kualitas air. Persoalan degradasi air seringkali bersumber dari aktivitas darat yang tidak terkendali,” tegas Amujib.

Pembangunan Berwawasan Lingkungan

​Amujib menambahkan bahwa arah pembangunan Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan SDK-JSM tidak hanya mengejar target infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung, tetapi juga fokus pada pembangunan manusia yang sadar lingkungan.

​“Pembangunan tidak cukup hanya fisik. Kita harus membangun kesadaran lingkungan masyarakat serta memastikan regulasi daerah selaras dengan kebijakan pusat. Penegakan aturan yang konsisten harus menjadi prioritas agar dampak positifnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Sinkronisasi Program Lintas Sektor

​Pertemuan perdana ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Dengan pengelolaan SDA yang berkelanjutan dan terintegrasi, DAS Karama diharapkan tetap menjadi sumber kehidupan yang produktif bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat sekaligus terjaga ekosistemnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *