Mamuju, 8enam.com.-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, memimpin langsung gerakan penguatan kinerja organisasi guna mengakselerasi pengelolaan pendapatan daerah. Dalam rapat strategis yang digelar Senin (26/01/2026), Bapenda memfokuskan pada sinkronisasi antarbidang dan modernisasi sistem untuk mengejar target tahun 2026.
Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel guna mendanai pelayanan dasar bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Fokus pada PKB, BBNKB, dan Digitalisasi
Abdul Wahab menekankan bahwa pencapaian target pendapatan, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), tidak bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional. Diperlukan basis data yang akurat serta penguatan layanan digital untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak.
“Penguatan kinerja organisasi adalah kunci. Setiap bidang harus bekerja terukur dan berbasis data. Kita tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan prosesnya akuntabel. Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan publik,” tegas Abdul Wahab.
Finalisasi Target Per Samsat
Rapat yang dihadiri oleh jajaran Sekretaris dan para Plt. Kepala Bidang ini membahas secara detail agenda strategis, termasuk:
- Penetapan Target: Finalisasi target PKB dan BBNKB di setiap Samsat dengan mempertimbangkan potensi riil lapangan.
- Regulasi TPP: Percepatan hasil kajian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebagai stimulus kinerja aparatur.
- Sinergi IT: Penguatan teknologi informasi untuk transparansi dan efektivitas pelayanan.
Optimalisasi Pelayanan Publik
Sekretaris Bapenda, Fahri Yusuf, bersama para Kepala Bidang (Muh. Saleh, Gaffar, dan Agus Salim Machmoed) menyatakan kesiapannya untuk melakukan langkah-langkah adaptif di lapangan. Penataan regulasi dan penguatan pengawasan akan dilakukan secara berkala agar kontribusi pendapatan daerah benar-benar memberikan dampak nyata pada pembangunan di Sulawesi Barat. (Rls)







