Mamuju, 8enam.com.-Pasca resmi dilantik oleh Gubernur Sulawesi Barat pada Rabu (21/01/2026), Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Murdanil, menyatakan kesiapannya untuk tancap gas menjalankan amanah. Ia berkomitmen penuh mendukung kebijakan strategis pimpinan daerah guna mempercepat capaian visi-misi pembangunan.
Murdanil menjadi salah satu dari 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Suhardi Duka (SDK) di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Komitmen Loyalitas dan Profesionalisme
Murdanil menegaskan bahwa jabatan baru ini adalah tanggung jawab besar yang menuntut profesionalisme tinggi. Fokus utamanya adalah memastikan setiap program di Biro Pemkesra selaras dengan instrumen pembangunan Pancadaya.
”Pelantikan ini merupakan kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Kami siap mendukung penuh kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar program kesejahteraan rakyat berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan Pancadaya,” ungkap Murdanil usai pelantikan.
Penekanan Gubernur: Kinerja Nyata untuk Rakyat
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Gubernur Suhardi Duka (SDK) memberikan instruksi tegas kepada seluruh pejabat eselon II yang baru dilantik. SDK mengingatkan bahwa mutasi dan promosi ini bertujuan untuk memperkuat birokrasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
”Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijawab dengan kinerja nyata, integritas, dan loyalitas terhadap kepentingan rakyat. Fokuslah pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” tegas Gubernur SDK.
Momentum Penguatan Birokrasi
Gubernur juga menyoroti pentingnya kecepatan dalam menjalankan program prioritas. Dengan dilantiknya pejabat definitif di posisi strategis seperti Biro Pemkesra, diharapkan hambatan koordinasi lintas perangkat daerah dapat diminimalisir.
Biro Pemkesra sendiri memiliki peran vital dalam mengawal urusan pemerintahan umum serta jaring pengaman sosial. Kehadiran pejabat baru diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas di Sulawesi Barat. (Rls)







