Example 300250
DaerahMamuju

Transformasi Digital Pariwisata : Dispoparekraf Sulbar Satukan Persepsi Perkuat Indeks SPBE

×

Transformasi Digital Pariwisata : Dispoparekraf Sulbar Satukan Persepsi Perkuat Indeks SPBE

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat terus mematangkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Melalui rapat internal tim SPBE yang digelar Senin (19/01/2026), Dispoparekraf fokus menyinergikan strategi untuk menciptakan pelayanan publik yang modern dan transparan.

​Rapat yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Dispoparekraf ini bertujuan untuk mempertegas tugas dan tanggung jawab setiap anggota tim dalam mengawal ekosistem digital di lingkungan dinas.

Penyatuan Persepsi untuk Pelayanan Modern

​Plt. Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menekankan bahwa SPBE bukan sekadar tren teknologi, melainkan kebutuhan strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan efektif.

​”Penerapan SPBE adalah instrumen untuk memberikan pelayanan publik yang baik, bersih, dan efektif. Orientasinya jelas: meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kepemudaan, olahraga, hingga ekonomi kreatif di Sulbar,” jelas Bau Akram.

Dukung Misi Tata Kelola SDK-JSM

​Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) yang memprioritaskan keterbukaan informasi publik dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

​Redaktur Tim SPBE Dispoparekraf, Halijah Syam, menambahkan bahwa peningkatan indeks SPBE hanya dapat dicapai melalui kerja sama lintas bidang. “Kendala yang dihadapi sebelumnya harus kita atasi bersama. Komitmen dan saling support antar-bidang adalah kunci agar data serta informasi yang dibutuhkan sistem selalu tersedia dan mutakhir,” ungkapnya.

Penggerak Transformasi Digital

​Dalam pertemuan tersebut, setiap bidang diminta aktif menyuplai data untuk memperkuat indikator penilaian SPBE. Tim SPBE diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi digital yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat luas.

​”Dengan sinergi yang kuat, kita pastikan Dispoparekraf mampu menyediakan layanan berbasis teknologi informasi yang andal, sejalan dengan arahan Gubernur dalam mendorong pemerintahan yang terbuka dan melayani,” pungkas Bau Akram. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *