Example 300250
DaerahMamuju

Hadapi Tekanan Fiskal 2026, Gubernur SDK Pimpin Rakerda Perdana Satukan Kekuatan Enam Kabupaten

×

Hadapi Tekanan Fiskal 2026, Gubernur SDK Pimpin Rakerda Perdana Satukan Kekuatan Enam Kabupaten

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan sejarah baru dengan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana yang melibatkan seluruh Pemerintah Kabupaten se-Sulbar. Bertempat di Ballroom Andi Depu, Selasa (20/01/2026), forum ini menjadi ajang konsolidasi besar untuk menyatukan gerak pembangunan di tengah kondisi anggaran yang terbatas.

​Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan dihadiri secara virtual maupun luring oleh para Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Kepala OPD dari enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Kolaborasi : Kunci Efisiensi di Tengah Keterbatasan

​Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, melaporkan bahwa Rakerda ini merupakan instruksi langsung Gubernur SDK untuk mengubah pola kerja dari ego sektoral menuju pola kolaboratif.

​“Kolaborasi ini krusial untuk sinkronisasi program, terutama karena kondisi fiskal tahun 2026 yang sangat terbatas. Jika kita bergerak bersama dan berbagi sumber daya, target pembangunan akan jauh lebih mudah tercapai secara optimal,” jelas Junda.

Target Ambisius Menuju 2030

​Dalam forum ini, Pemprov Sulbar memaparkan target-target strategis visi-misi pembangunan 2025–2030, di antaranya:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Ditargetkan mencapai 8% pada 2030, dengan sasaran antara 5,9% pada 2025.
  • Pengentasan Kemiskinan: Target penurunan 1% per tahun, dari 10,41% menuju 5,80% pada 2030.
  • Pemerataan Kesejahteraan: Menekan rasio gini hingga angka 0,28.

​Untuk mencapai itu, fokus utama diarahkan pada sektor pertanian produktif, peningkatan investasi, tata kelola pemerintahan digital, serta perluasan kesempatan kerja melalui kemandirian desa.

Pembahasan Tematik Tiga Bidang Utama

​Rakerda dibagi ke dalam tiga panel diskusi strategis untuk menyerap aspirasi pemerintah kabupaten:

  1. Bidang Keamanan, Ketertiban, dan Hukum: Dipaparkan oleh Kepala Kesbangpol Sulbar.
  2. Bidang Ekonomi dan Pariwisata: Dipaparkan oleh Kepala Dinas TPHP Sulbar.
  3. Bidang Kesejahteraan (Kesehatan & Pendidikan): Dipaparkan oleh Plt. Kadinsos P3A-PMD Sulbar.

​SDK: “Kalau Kita Isi Bersama, Hasilnya Lebih Terasa”

​Gubernur Suhardi Duka dalam arahannya menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat inovasi. Ia meminta setiap kabupaten mengidentifikasi persoalan yang paling mendesak untuk kemudian diselesaikan dengan dukungan lintas pemerintahan.

​“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan keterbatasan anggaran, kolaborasi adalah kunci. Kalau kita isi pembangunan ini secara bersama-sama, maka hasilnya akan jauh lebih terasa bagi masyarakat,” tegas Suhardi Duka.

​Hasil dari Rakerda ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Rakortekbang hingga Musrenbang Nasional guna memastikan usulan dari Sulawesi Barat terakomodasi di tingkat pusat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *