Example 300250
DaerahMamuju

Akselerasi Reformasi Birokrasi, Biro Organisasi Sulbar Bentuk Tim Kerja Pendongkrak Indeks SAKIP

×

Akselerasi Reformasi Birokrasi, Biro Organisasi Sulbar Bentuk Tim Kerja Pendongkrak Indeks SAKIP

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat memantapkan struktur kerja di awal tahun. Melalui Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja (RB dan AK), Biro Organisasi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Tim Kerja guna mengakselerasi budaya kerja dan tata kelola pemerintahan, Selasa (20/01/2026).

​Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendukung misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam mewujudkan birokrasi yang akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas.

Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Aksi

​Kepala Bagian RB dan AK, Timothius, saat memimpin rapat menekankan bahwa pembentukan Tim Kerja ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja organisasi. Ia mengingatkan bahwa Surat Keputusan (SK) tim bukan sekadar dokumen formalitas di atas kertas.

​“Pembagian tugas dan komunikasi yang baik membuat beban kerja terasa lebih ringan. Jadi, SK Tim Kerja ini bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif semata, melainkan instrumen untuk mencapai target kinerja yang nyata,” ujar Timothius di Ruang Kerja Bagian RB dan AK.

Dongkrak Indeks RB dan SAKIP

​Secara terpisah, Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi, menyatakan bahwa sinergi tim adalah pondasi utama dalam menghadapi tantangan birokrasi kedepannya. Fokus utama tim ini adalah menyamakan persepsi agar setiap program kerja memberikan solusi nyata bagi hambatan tata kelola di setiap OPD.

​“Kita harus memastikan program kerja yang dirancang mampu memberikan solusi. Harapan kami, rakor ini dapat mempercepat perbaikan tata kelola, meningkatkan indeks Reformasi Birokrasi (RB) dan SAKIP, serta mengoptimalkan penerapan budaya kerja ASN,” tegas Nur Rahmah.

Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK

​Rapat yang juga dihadiri oleh Analis Kebijakan Ahli Muda, Nuzululhiah Thamrin, beserta sejumlah ASN Biro Organisasi ini membahas mekanisme koordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih peran. Dengan tim yang solid, Biro Organisasi optimis mampu menjadi motor penggerak transformasi budaya kerja di lingkungan Pemprov Sulawesi Barat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *