Example 300250
DaerahMamuju

Letakkan Batu Pertama Masjid An-Nur Tanete Guru, Gubernur SDK Ajak Jaga Keasrian Lingkungan

×

Letakkan Batu Pertama Masjid An-Nur Tanete Guru, Gubernur SDK Ajak Jaga Keasrian Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), bersama Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nur Tanete Guru di Lingkungan Danga, Kelurahan Binanga, Mamuju, Jumat (16/01/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum penguatan ukhuwah.

​Hadir mendampingi Gubernur, sejumlah pejabat teras di antaranya Anggota DPRD Sulbar, Anggota DPRD Mamuju, Plt. Kasatpol PP & Damkar Sulbar, serta Plt. Karo Pemkesra Sulbar, Murdanil.

Membangun dengan Semangat Kolaborasi

​Dalam sambutannya, Gubernur SDK menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiasi pembangunan masjid tersebut. Ia menekankan bahwa membangun rumah ibadah adalah tanggung jawab bersama, baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat.

​”Membangun masjid adalah amalan jariyah bagi kita semua. Baik Bupati maupun Gubernur harus turut andil. Saya secara pribadi akan membantu, begitu juga rekan-rekan legislatif yang hadir harus terus memberikan dukungan,” ujar Suhardi Duka.

​Gubernur mengakui bahwa saat ini anggaran Pemerintah Provinsi memiliki keterbatasan, namun ia meyakini melalui semangat kolaborasi lintas sektor, pembangunan Masjid An-Nur dapat berjalan lancar hingga tuntas.

Pesan Kelestarian Alam di Area Masjid

​Hal unik dalam arahan Gubernur adalah perhatiannya terhadap kelestarian alam di sekitar lokasi pembangunan. Mengingat lokasi Tanete Guru yang dinilai asri dan indah, SDK meminta panitia pembangunan untuk tidak merusak ekosistem yang ada.

​”Tempat ini sangat indah. Saya meminta tanaman di sekeliling masjid ini jangan dihilangkan. Jika perlu, tanam kembali pohon-pohon yang kuat seperti mangga atau tanaman pelindung lainnya agar area masjid tetap teduh dan hijau,” pesan SDK.

Harapan untuk Masyarakat

​Gubernur berharap keberadaan Masjid An-Nur Tanete Guru nantinya tidak hanya menjadi simbol arsitektur, tetapi benar-benar menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi warga sekitar.

​Senada dengan itu, kehadiran Bupati Mamuju beserta jajaran anggota dewan menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memperhatikan aspek religiusitas masyarakat di ibu kota provinsi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *