Example 300250
DaerahMamuju

Dampingi Gubernur di Kalukku, Plt. Karo Pemkesra Sulbar : Isra Mi’raj Perkuat Pondasi Spiritual Panca Daya

×

Dampingi Gubernur di Kalukku, Plt. Karo Pemkesra Sulbar : Isra Mi’raj Perkuat Pondasi Spiritual Panca Daya

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulawesi Barat, Murdanil, mendampingi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kamis malam (15/01/2026).

​Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat nilai-nilai religius dan kebersamaan di tengah masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Integrasi Nilai Spiritual dalam Pembangunan

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur SDK menekankan bahwa Isra Mi’raj adalah momentum pengingat untuk membangun akhlak, disiplin, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini merupakan bagian integral dari Panca Daya Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berkarakter kuat.

​Hadir mendampingi Gubernur, sejumlah pejabat teras di antaranya Kepala Badan Kesbangpol, Plt. Kasatpol PP & Damkar, serta Tim Ahli Gubernur/Wakil Gubernur Bidang Hubungan Antar Lembaga.

Keseimbangan Pembangunan Fisik dan Karakter

​Plt. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, dalam pernyataannya usai acara menegaskan bahwa pembangunan Sulawesi Barat tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan batiniah warga.

​“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya menghadirkan pembangunan yang seimbang. Sebagaimana visi Panca Daya, penguatan nilai spiritual dan sosial adalah modal utama untuk menjaga persatuan dan ketenteraman daerah,” ungkap Murdanil.

Refleksi Ukhuwah Islamiyah

​Murdanil berharap, peringatan Isra Mi’raj ini mampu memotivasi masyarakat Kalukku dan Sulawesi Barat pada umumnya untuk:

  • Meneladani Akhlak Rasulullah: Menerapkan sifat jujur, amanah, dan peduli dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mempererat Ukhuwah: Menjaga persaudaraan antar sesama warga untuk mendukung stabilitas daerah.
  • Partisipasi Aktif: Berperan serta dalam menyukseskan program pembangunan daerah melalui sikap yang religius dan toleran.

​“Momentum ini sangat penting untuk memperkuat keimanan dan ukhuwah islamiyah. Dengan karakter masyarakat yang kuat secara spiritual, kemajuan Sulawesi Barat akan lebih mudah kita capai bersama-sama,” pungkas Murdanil. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *