Mamuju, 8enam.com.-RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berakselerasi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Sebagai langkah konkret, RSUD Sulbar menggelar kegiatan Refreshment Administrasi Klaim serta penanganan kendala aplikasi bersama BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Rabu (14/01/2026).
Langkah ini merupakan implementasi dari visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui Panca Daya ke-3: Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter melalui penguatan kualitas pelayanan kesehatan.
Optimalisasi Administrasi untuk Kesinambungan Layanan
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan bahwa ketertiban administrasi klaim bukan sekadar urusan teknis, melainkan kunci stabilitas operasional rumah sakit.
“Sinergi dan komunikasi yang efektif dengan BPJS Kesehatan sangat penting agar pengelolaan klaim berjalan optimal, tepat waktu, dan akuntabel. Kecepatan administrasi ini berdampak langsung pada kemampuan kita memberikan pelayanan medis yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar dr. Musadri.
Fokus pada Tim Casemix dan Sistem Digital
Kegiatan ini diikuti secara intensif oleh seluruh anggota Tim Casemix RSUD Sulbar. Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi:
- Pembaruan Regulasi: Penyelarasan pemahaman kebijakan terbaru dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
- Efisiensi Aplikasi: Optimalisasi penggunaan aplikasi klaim untuk meminimalkan error sistem.
- Solusi Kendala Lapangan: Mekanisme penanganan cepat terhadap hambatan administrasi yang berpotensi menghambat pelayanan pasien.
Kepala Bidang Pelayanan, Ika Susanti Sahida, menambahkan bahwa koordinasi yang solid ini bertujuan meminimalkan kendala teknis agar pasien JKN di Sulbar mendapatkan hak layanan kesehatannya secara cepat dan transparan.
Sinergi untuk Transparansi Kesehatan
Pihak BPJS Kesehatan Cabang Mamuju turut mengapresiasi proaktifnya RSUD Sulbar dalam memperbaiki tata kelola klaim. Kerja sama ini diharapkan menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan transparan bagi seluruh peserta JKN.
Dengan penguatan koordinasi ini, RSUD Sulawesi Barat kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan kesehatan daerah yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (Rls)







