Example 300250
DaerahMamuju

SPBE Jadi Penentu TPP, Plt Kasatpol PP Sulbar Minta Tim Solid dan Rutin Update Kinerja di Media Sosial

×

SPBE Jadi Penentu TPP, Plt Kasatpol PP Sulbar Minta Tim Solid dan Rutin Update Kinerja di Media Sosial

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam penguatan digitalisasi birokrasi, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Sulbar menggelar rapat strategis persiapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2026, Selasa (13/01/2026).

​Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Kasatpol PP dan Damkar Sulbar, Aksan Amrullah, ini fokus pada evaluasi capaian tahun 2025 serta penetapan strategi baru untuk menghadapi penilaian triwulanan yang lebih ketat di tahun ini.

Integritas Proses dan Kerja Sama Tim

​Dalam arahannya, Aksan Amrullah menekankan bahwa keberhasilan SPBE tidak bisa dicapai secara perorangan. Ia menuntut adanya soliditas antara pejabat eselon, pengelola BMN, hingga operator pengadaan barang dan jasa.

​“Organisasi bukan hanya soal output, tetapi juga proses. Jangan hanya berpikir yang penting selesai, namun seluruh tahapan harus dikerjakan dengan kerja sama tim yang baik dan kompetensi yang sesuai,” tegas Aksan.

Website dan Medsos Sebagai Laporan Rakyat

​Salah satu poin krusial yang dibahas adalah keterkaitan antara nilai SPBE dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Aksan mengingatkan bahwa hasil penilaian triwulanan akan menjadi dasar pemberian hak keuangan pegawai.

​Oleh karena itu, pengisian indikator pada website resmi dan keaktifan media sosial menjadi wajib hukumnya.

​“Website harus lengkap dan aktivitas media sosial diunggah rutin. Ini bukan semata-mata untuk nilai SPBE, tetapi sebagai bentuk transparansi dan laporan kinerja kita secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Seleksi Tim Pengelola yang Berintegritas

​Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Satpol PP dan Damkar Sulbar, Moch. Saleh Rahim, menekankan bahwa Tim Pengelola SPBE 2026 harus diisi oleh personel yang memiliki tanggung jawab tinggi, bukan sekadar formalitas nama dalam SK.

​“Kami butuh personel yang punya kemauan bekerja. Setiap kegiatan wajib didokumentasikan dan dipublikasikan. Dokumentasi adalah bukti kerja nyata kita yang bisa diakses publik,” tambah Saleh.

​Melalui persiapan dini ini, Satpol PP dan Damkar Sulbar menargetkan peningkatan indeks SPBE yang signifikan pada tahun 2026, sekaligus mewujudkan layanan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih responsif berbasis digital. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *