Example 300250
DaerahMamuju

Dukung WFA Mamuju Tengah, Kominfo Sulbar Berbagi Pakai Aplikasi ‘Fleksi’ demi Efisiensi Anggaran

×

Dukung WFA Mamuju Tengah, Kominfo Sulbar Berbagi Pakai Aplikasi ‘Fleksi’ demi Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi menjalin kolaborasi digital dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui replikasi Aplikasi Fleksi (Flexible Working Arrangement). Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Dinas Kominfo Sulbar, Selasa (13/01/2026).

​Kerja sama ini merupakan wujud nyata Panca Daya Ketiga Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel berbasis digital serta efisiensi pelayanan publik.

Fleksi : Lebih dari Sekadar Absensi Digital

​Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan bahwa aplikasi Fleksi didesain untuk menjaga produktivitas ASN meski bekerja dari luar kantor. Selain presensi berbasis lokasi, aplikasi ini mewajibkan setiap ASN mengunggah laporan kinerja harian secara real-time.

​“Respons uji coba di Mamuju Tengah sangat baik. Fleksi memastikan ASN tetap terpantau produktivitasnya karena ada kewajiban laporan aktivitas harian. Kami memberikan kewenangan penuh kepada Pemkab Mamuju Tengah untuk mengelola server sendiri dan mengembangkan fiturnya sesuai kebutuhan lokal,” ujar Ridwan.

Efisiensi Anggaran melalui Berbagi Pakai

​Ridwan menekankan bahwa konsep berbagi pakai aplikasi adalah solusi cerdas di tengah tantangan fiskal daerah. Dibandingkan membangun sistem baru dari nol dengan biaya besar, replikasi aplikasi yang sudah mapan jauh lebih efisien.

​“Kominfo tidak bisa bekerja sendiri. Konsep berbagi pakai ini adalah kunci efisiensi anggaran. Kita gunakan yang sudah ada, lalu kita kembangkan bersama untuk meningkatkan indeks SPBE,” tegasnya.

Mamuju Tengah Siap Terapkan WFA Januari Ini

​Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, menyambut baik dukungan Pemprov Sulbar. Penggunaan aplikasi Fleksi menjadi fondasi bagi kebijakan baru Pemkab Mamuju Tengah yang akan menerapkan pola kerja Work From Anywhere (WFA) setiap hari Kamis dan Jumat mulai tahun 2026.

​“Rencananya WFA akan mulai diberlakukan pada 22–23 Januari 2026. Kami akan melakukan uji coba selama tiga bulan untuk mengevaluasi apakah pola kerja fleksibel ini tetap mampu menjaga target kinerja organisasi tetap optimal,” ungkap Litha.

​Dengan kerja sama ini, Mamuju Tengah menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Barat yang mereplikasi aplikasi Fleksi, sekaligus menjadi pionir dalam penerapan pola kerja modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *