Mamuju, 8enam.com.-Upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kelompok rentan di Sulawesi Barat memasuki babak baru. Dinas Sosial, P3A, dan PMD Provinsi Sulawesi Barat menghadiri prosesi groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 Mamuju, Senin (12/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional groundbreaking serentak pembangunan Sekolah Rakyat di 34 provinsi dengan total 104 lokasi di seluruh Indonesia, yang difasilitasi oleh Satker Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.
Pendidikan Layak untuk Kelompok Rentan
Pembangunan sekolah ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya kelompok fakir miskin. Inisiatif ini sejalan dengan misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam membangun SDM Sulbar yang unggul dan berkarakter.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Idham Halik, yang hadir mewakili Plt. Kepala Dinas Darmawati, menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti nyata kehadiran negara bagi warga prasejahtera.
”Sekolah Rakyat Terintegrasi ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan layak bagi masyarakat miskin. Kami berharap sekolah ini menjadi motor peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Barat,” ujar Idham Halik.
Sinergi Sosial dan Pendidikan
Dinsos P3A dan PMD Sulbar berkomitmen untuk tidak sekadar mendukung pembangunan fisik, tetapi juga mengawal keberlanjutan program melalui pendampingan sosial bagi keluarga penerima manfaat.
Poin-poin dukungan Dinsos Sulbar meliputi:
-
- Pendampingan Sosial: Memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap konsisten bersekolah.
- Integrasi Data: Memastikan peserta didik berasal dari kelompok rentan yang terdaftar dalam data kemiskinan.
- Sinergi Lintas Sektor: Menghubungkan fasilitas pendidikan dengan program bantuan sosial pemerintah lainnya.
“Ibu Plt. Kadis menekankan pentingnya sinergi agar sekolah ini mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat secara berkelanjutan, bukan sekadar bangunan fisik semata,” tambah Idham.
Investasi Masa Depan Sulbar
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju diharapkan dapat memberikan dampak domino dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dengan akses pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau bagi warga miskin, Pemprov Sulbar optimistis angka putus sekolah dapat ditekan dan indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah tersebut dapat meningkat secara signifikan. (Rls)







