Example 300250
DaerahEkonomi & BisninPolewali Mandar

Dukung Swasembada Nasional, BBTPH Sulbar Genjot Produksi Benih Jagung Komposit dan Jagung Pakan

×

Dukung Swasembada Nasional, BBTPH Sulbar Genjot Produksi Benih Jagung Komposit dan Jagung Pakan

Sebarkan artikel ini


Polman, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Dinas TPHP Sulbar tengah melakukan perbanyakan calon benih jagung komposit dan produksi jagung pakan secara masif.

Langkah ini diambil guna memperkuat status swasembada pangan serta mendukung visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM).

Program ini memanfaatkan secara optimal lahan Instalasi Kebun Benih (IKB) yang tersebar di beberapa titik strategis di wilayah Sulawesi Barat.

Perbanyakan Benih Unggul Varietas Lamuru dan Bisma

Kepala Dinas TPHP Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, mengungkapkan bahwa proses perbanyakan calon benih jagung komposit varietas Lamuru dan Bisma saat ini sedang memasuki tahap pascapanen.

Lokasi perbanyakan dipusatkan di dua titik utama:

IKB Minake, Kabupaten Mamasa.
Balai Benih Hortikultura (BBH) Rea Timur, Kabupaten Polewali Mandar.

“Proses ini sudah berjalan sejak Oktober 2025. Saat ini calon benih dalam tahap pemeliharaan, penjemuran, serta penyortiran. Jika uji laboratorium berjalan lancar, pada akhir Februari 2026 kita akan memiliki Benih Dasar (BD) yang siap didistribusikan kepada petani,” jelas Hamdani, Jumat (09/01/2026).

Optimalisasi Lahan IKB Batupanga untuk PAD

Selain fokus pada benih, BBTPH juga berhasil memproduksi jagung pakan di lahan IKB Batupanga, Kecamatan Luyo, Polewali Mandar. Produksi kali ini mencapai kurang lebih 5 ton.

Kepala UPTD BBTPH Sulbar, Nasaruddin, menyatakan bahwa hasil produksi jagung pakan tersebut langsung dikomersialkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Produksi jagung pakan ini kami arahkan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi jasa usaha. Kami bersama ‘super tim’ di lapangan terus berkomitmen memanfaatkan setiap jengkal lahan aset untuk produktivitas yang berdampak,” ujar Nasaruddin.

Strategi Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Inisiatif perbanyakan benih secara mandiri oleh Pemprov Sulbar diharapkan mampu menekan ketergantungan petani terhadap benih luar daerah, sekaligus memastikan ketersediaan benih yang adaptif dengan iklim lokal. Dengan tersedianya Benih Dasar (BD) milik daerah, Sulbar optimis produktivitas jagung akan terus meningkat, baik untuk kebutuhan pakan ternak maupun konsumsi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *