
Mamuju, 8enam.com.-Memasuki pekan pertama kepemimpinannya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulawesi Barat, Herdin Ismail, langsung membangun sinergi internal dengan jajaran Widyaiswara. Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang kerjanya, Kamis (08/01/2026), menjadi tonggak awal penguatan kapasitas aparatur di tahun 2026.
Pertemuan ini difokuskan pada penyamaan persepsi mengenai peran strategis Widyaiswara sebagai motor penggerak pengembangan kompetensi ASN, sekaligus memastikan setiap program pelatihan selaras dengan visi besar daerah.
Widyaiswara Sebagai ‘Motor Penggerak’ Kapabilitas
Dalam arahannya, Herdin Ismail menegaskan bahwa Widyaiswara bukan sekadar pengajar, melainkan konsultan internal dalam mencetak SDM birokrasi yang andal. Sinergi ini diperlukan untuk menjawab Misi Ke-5 Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wagub Salim S. Mengga (JSM) terkait tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan berkualitas.
“Widyaiswara memiliki peran sentral dalam meningkatkan kapabilitas aparatur. Diperlukan kerja kolaboratif dan komitmen bersama untuk mendukung program strategis BKPSDM. Kita harus memastikan ASN Sulbar adaptif terhadap tantangan birokrasi masa depan,” ujar Herdin.
Tugas Baru: Susun Program Prioritas Kompetensi
Dalam rapat tersebut, Herdin memberikan penugasan khusus kepada para Widyaiswara untuk menyusun Program Prioritas Peningkatan Kapabilitas ASN. Program ini nantinya akan menjadi panduan dalam pemetaan kebutuhan pelatihan yang lebih spesifik dan berkelanjutan bagi seluruh pegawai Pemprov Sulbar.
Sebagai bentuk pelibatan aktif, salah satu Widyaiswara, Jumail, langsung dipercaya menjadi moderator pada Webinar Layanan Kepegawaian bertajuk “Mudah, Cepat, dan Transparan” yang digelar di hari yang sama. Hal ini menunjukkan komitmen BKPSDM dalam memberdayakan tenaga fungsional dalam kegiatan strategis dinas.
Membangun Soliditas Internal
Pertemuan yang juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang solid dan profesional. Dengan sinergi yang kuat antara pimpinan dan tenaga pendidik, BKPSDM Sulbar optimis dapat melahirkan aparatur yang lebih kompeten dan berintegritas tinggi.
“Jabatan dan tugas bisa beragam, tetapi tujuan kita satu: mewujudkan pelayanan dasar yang prima bagi masyarakat melalui ASN yang unggul,” pungkas Herdin. (Rls)







