
Mamuju, 8enam.com.-Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan aksi nyata di hari pertama kerja tahun 2026.
Merespons kendala ketersediaan air akibat dampak cuaca ekstrem, BPBD Sulbar kembali mendistribusikan air bersih ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulbar, Jumat (02/01/2026).
Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan operasional dan pelayanan publik di instansi vertikal tersebut tetap berjalan normal meski di tengah keterbatasan pasokan air.
Respons Cepat Sesuai Instruksi Gubernur
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan kemanusiaan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Melalui TRC, kami terus melakukan upaya penanganan darurat. Pendistribusian air bersih ini adalah langkah cepat untuk memastikan aktivitas pelayanan di BNNP Sulbar tidak terganggu,” ujar Yasir Fattah.
Ia menambahkan, aksi ini sejalan dengan instruksi langsung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, agar seluruh instansi responsif terhadap kebutuhan mendesak di lapangan, terutama yang menghambat pelayanan masyarakat.
Siaga Cuaca Ekstrem
Selain melakukan distribusi logistik air menggunakan armada tangki, BPBD Sulbar juga terus memperkuat mitigasi bencana dengan memantau perkembangan cuaca.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami terus berkoordinasi dengan instansi yang kekurangan air bersih serta melakukan pemantauan kondisi cuaca secara intensif bersama BMKG Kelas II Tampa Padang Mamuju,” jelas Yasir.
Sinergi Antar Instansi
Langkah BPBD ini mendapatkan apresiasi sebagai bentuk sinergitas yang kuat antar instansi di Sulawesi Barat. Dengan memastikan ketersediaan kebutuhan dasar seperti air bersih, stabilitas operasional perkantoran di awal tahun 2026 diharapkan dapat terjaga dengan baik, meskipun tantangan alam masih membayangi. (Rls)







