
Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengambil langkah proaktif untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kesehatan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui Dinas Ketahanan Pangan (Distapang), Pemprov menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah sekaligus pemeriksaan kesehatan gratis di lingkungan Gereja Bukit Sion Mamuju, Kamis, 4 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut langsung dari arahan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, serta hasil kolaborasi apik antara Pemprov Sulbar, Perum Bulog Mamuju, UMKM pangan lokal, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Binanga.
Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini, di mana mereka dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Anggota DPR RI Komisi IV, H. Muh. Zulfikar Suhardi. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abd Waris Bestari, serta Pendeta Gereja Kristen Sulawesi Barat Jemaat Bukit Sion, Bapak Ronny Deppalanna, S.Th.
Kepala Distapang Sulbar, Abd Waris Bestari, menyampaikan bahwa intervensi pangan ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan.
“Pemerintah daerah berkomitmen membawa intervensi pangan ini lebih dekat kepada masyarakat, memastikan dampaknya benar-benar dirasakan, terutama dalam menyambut HBKN,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IV, H. Muh. Zulfikar Suhardi, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut.
“Langkah seperti ini sangat penting di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun,” ujar Zulfikar.
Ia juga menegaskan dukungan Komisi IV DPR RI untuk menambah alokasi anggaran GPM di masa depan melalui APBN, demi menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan nasional.
Pendeta Ronny Deppalanna, S.Th, dari pihak gereja, menyampaikan terima kasih karena kegiatan ini memberikan manfaat ganda, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan, bagi jemaat dan masyarakat sekitar.
Antusiasme juga diungkapkan oleh warga. Anita, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu. “Harga pangan yang lebih murah membuat kebutuhan keluarga lebih ringan, sementara layanan pemeriksaan kesehatan gratis membantu kami lebih peduli terhadap kondisi kesehatan. Kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan,” harapnya.
Pemprov Sulbar berharap, melalui GPM dan layanan kesehatan gratis ini, masyarakat dapat menyambut akhir tahun dengan kondisi pangan yang terjangkau dan kesehatan yang lebih baik. (Rls)







