Sabtu , November 29 2025
Home / Daerah / Dukung Kemandirian Pangan dan Kendalikan Inflasi : Dinsos Sulbar Siap Sinergikan Program Pemberdayaan di HLM TPID

Dukung Kemandirian Pangan dan Kendalikan Inflasi : Dinsos Sulbar Siap Sinergikan Program Pemberdayaan di HLM TPID


Mamuju, 8enam.com.-Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya untuk berintegrasi dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Komitmen ini disampaikan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten se-Sulbar, yang digelar di Hotel D’Maleo Mamuju, Selasa, 25 November 2025.

Pertemuan strategis tersebut mengusung tema “Mendorong Kemandirian Pangan melalui Sinergi Program Pengendalian Inflasi Daerah Menuju Sulbar yang Maju dan Sejahtera.”

Perlindungan Sosial Kunci Stabilitas Pangan

Kehadiran Dinas Sosial Sulbar, yang diwakili oleh Kepala Bidang Linjamsos, Surdin, menjadi penekanan penting bahwa pengendalian inflasi tidak hanya bertumpu pada sektor ekonomi, tetapi juga pada penguatan perlindungan sosial masyarakat.

Surdin menegaskan komitmen Dinsos untuk mendorong berbagai program berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan rumah tangga rentan.

“Pengendalian inflasi bukan hanya soal harga, tetapi juga tentang bagaimana kita memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, memiliki akses terhadap pangan yang memadai. Dinas Sosial siap bersinergi melalui program pemberdayaan dan perlindungan sosial yang mendukung kemandirian pangan,” ujar Surdin.

Komitmen ini selaras dengan Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, terkait “pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial”.

Kolaborasi Lintas Sektor Hingga ke Tingkat Desa

Surdin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan pengendalian inflasi dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke tingkat desa.

“Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan seluruh perangkat daerah sangat penting. Kita ingin memastikan langkah bersama ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan membantu mewujudkan Sulbar yang maju dan sejahtera,” tambahnya.

Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang memperkuat komitmen daerah untuk membangun kemandirian pangan berkelanjutan, yang pada akhirnya akan meredam potensi tekanan inflasi. (Rls)

Check Also

Berkelas Nasional : Kajian Peluang Investasi Industri Kopi Mamasa Masuk 10 Besar Memo Investasi Kementerian Investasi RI

Jakarta, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah Kajian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *