
Mamuju, 8enam.com.-Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengawali pekan dengan menggelar apel pagi rutin, yang menjadi wadah penegasan komitmen terhadap peningkatan kinerja dan integritas lembaga. Apel yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) ini berlangsung khidmat di halaman kantor Dinsos Sulbar, pada Senin (20/10/2025).
Mewakili Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, apel dipimpin oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Sufiati Sahid.
Dalam arahannya, Sufiati secara khusus menekankan vitalnya kolaborasi antarpegawai sebagai fondasi dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan komunikasi yang efektif adalah kunci untuk mewujudkan visi “Sulbar Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
“Kolaborasi yang kuat antarsesama pegawai adalah kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menciptakan Sulbar yang maju dan sejahtera,” ujar Sufiati.
Selain fokus pada penguatan internal, Sufiati juga memberikan atensi serius terhadap isu integritas. Ia menyoroti pentingnya tindak lanjut terhadap instruksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penilaian maladministrasi yang tengah menjadi perhatian nasional.
Seluruh jajaran diminta segera mengambil langkah konkret, sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan dan komitmen untuk menjaga integritas lembaga.
“Menindaklanjuti instruksi KPK bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Kita harus menunjukkan bahwa Dinas Sosial adalah instansi yang patuh, transparan, dan berintegritas,” tegasnya.
Apel pagi ini menjadi momentum penting bagi Dinsos Sulbar untuk memupuk semangat kerja, disiplin, dan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. Diharapkan, kegiatan rutin ini dapat terus menumbuhkan rasa tanggung jawab, profesionalitas, serta semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati di kalangan seluruh ASN dan PTT. (Rls)






