Example 300250
DaerahMamuju

Gandeng Komunitas Pemuda, Dispora Sulbar Gelorakan Perang Melawan Stunting: Sasar Peningkatan SDM Unggul dan Berkarakter

×

Gandeng Komunitas Pemuda, Dispora Sulbar Gelorakan Perang Melawan Stunting: Sasar Peningkatan SDM Unggul dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya dalam upaya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter dengan menggandeng berbagai komunitas pemuda dalam sebuah aksi nyata menekan angka stunting di Sulbar. Kegiatan ini resmi digelar pada Jumat (17/10/25) di Pantai Wisata Malawwa, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Aksi kolaboratif ini dibuka langsung oleh Kepala Dispora Sulbar, Safaruddin Sanusi DM, dan turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar Siti Suraidah Suhardi, perwakilan Dinas Kesehatan Sulbar, Tenaga Ahli Gubernur Sulbar Herlin, serta puluhan peserta dari berbagai elemen pemuda.

Safaruddin Sanusi DM menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi dari misi utama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK-JSM), yakni fokus pada pembangunan SDM yang berkualitas.

“Kegiatan ini merupakan aksi pemuda yang rutin dilaksanakan tiap tahun. Tahun lalu dengan aksi yang dilakukan Pemuda Pelopor. Ini sejalan dengan misi Bapak Gubernur untuk membangun SDM yang unggul dan berkarakter,” tegas Safaruddin.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa aksi ini tidak hanya bertujuan membangun SDM unggul, tetapi juga menjadi kontribusi nyata pemuda dalam menyelesaikan persoalan krusial daerah, salah satunya adalah penekanan jumlah kasus stunting.

“Dorongan untuk kegiatan seperti ini sangat penting. Selain memberikan kontribusi kemajuan pemuda kita di Sulbar, juga memberikan pemahaman yang mendalam terkait dengan isu stunting,” ungkapnya.

Dispora Sulbar menaruh harapan besar agar para pemuda di daerah ini terus tergerak menjadi lokomotif perjuangan dalam penurunan angka stunting. Safaruddin menekankan pentingnya peran pemuda untuk aktif hadir di tengah masyarakat, memberikan pemahaman, dan edukasi pencegahan.

“Saya kira dari kegiatan seperti ini, anak-anak muda menjadi pilar dan lokomotif perjuangan penurunan angka stunting di Sulbar. Karena itu, perlu ada kolaborasi dan menggerakkan pemuda dalam mencegah stunting ini,” harapnya.

Aksi ini tidak berhenti pada pelatihan dan edukasi. Safaruddin menambahkan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako secara langsung kepada penerima manfaat. Bantuan berupa beras, telur, susu, dan kebutuhan pokok lainnya diharapkan dapat memberikan dampak langsung dalam upaya pemenuhan gizi untuk menekan kasus stunting.

“Aksi setelah kegiatan pelatihan, juga diserahkan bantuan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” tutupnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *