Example 300250
DaerahMamuju TengahPembangunan

Bahri Hamsah Berharap, BID Mampu Memicu Munculnya Inovasi-Inovasi Baru Bagi Desa

×

Bahri Hamsah Berharap, BID Mampu Memicu Munculnya Inovasi-Inovasi Baru Bagi Desa

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), H. Bahri Hamsah resmi membuka Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster II Kecamatan Pangale dan Kecamatan Budong-budong Tahun 2019.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Pangale, Selasa (7/8/2019) tersebut dihadiri oleh, Anggota DPRD Mateng, H. Sahrul Sukardi, Sekertaris Dinas PMD, Sujarno, Para Kepala OPD Lingkup Pemkab Mateng, Danramil Budong-budong, Kapospolsubsektor Pangale, Camat Pangale, Camat Budong-budong, Para Kepala Desa Se Kacamatan Budong-budong dan Pangale serta Pendamping Desa.

Dalam sambutannya, Bahri Hamsah meyampaikan, Program Inovasi Desa salah satu kegiatannya adalah Bursa Inovasi Desa (BID), yang diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Desa agar lebih efektif dalam penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu langkah nyata adalah dengan pola inovasi kegiatan, praktik-praktik cerdas atau pengetahuan dalam investasi dana di desa dan kegiatan-kegitan lain dalam pembangunan desa yang diharapkan tumbuh dari inisiatif masyarakat dan Pemerintah Desa, maupun Kecamatan,” kata Bahri.

Pelaksanaan BID pada hari ini kata Bahri, diharapkan dapat memberikan motivasi dan inovasi-inovasi baru bagi Desa untuk berpartisipasi dalam proses menggali dan memanfaatkan potensi yang ada.

“Kita berharap seluruh aparatur yang terlibat dapat mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” harapnya.

Sementara itu, Sementara itu, ketua Tim Inovasi Kabupaten (TIK) yang juga sekertaris DPMD Mateng, Sujarno menyampaikan, kehadiran TPID bersama para pendamping program inovasi desa diharapkan mampu mendorong ide-ide dan praktek cerdas yang dituangkan dalam RKPDes dan APBDes tahun 2020. Ataupun memviralkan keseluruh plosok nusantara atas praktek cerdas yang telah dilakukan dalam penggunaan Dana Desa pada APBDes tahun 2019.

“TPID bersama pendamping desa diharapkan mampu mendorong ide-ide dan praktek cerdas ataupun memviralkan keseluruh plosok nusantara atas praktek cerdas yang telah dilakukan dalam penggunaan Dana Desa pada APBDes tahun 2019 yang lebih inovatif yang semakin hari semakin besar untuk inovasi bidang kewirausahaan, inovasi praktek cerdas dan inovasi kegiatan pembangunan infrastruktur,” kata Sujarno. (Ysn Hms/wan)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *