Mamuju, 8enam.com.-Peringati Hari Pahlawan 10 November 2018, Pengurus cabang GP Ansor Kabupaten Mamuju menggelar Dzikir dan Istighotsah demi keselamatan bangsa dan terhindar dari berbagai bencana dan bala, Sabtu (10/11/2018) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Oleh Kapolres “Metro” Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan, Pasi Intel Kodim 1418 Mamuju, Ketua MUI Kabupaten Mamuju yang juga merupakan Dewan pembina GP Ansor Kabupaten Mamuju, KH. Namru Asdar, Ketua Rijalul Ansor, Kiai Ahmad Multazam, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mamuju, Zahrir, Sekertaris PC GP Ansor Kabupaten Mamuju Ashari Rauf dan peserta Dzikir.
Dalam sambutannya, Kapolres “Metro” Mamuju mengatakan bahwa di hari yang sangat bersejarah ini yaitu hari Pahlawan, marilah kita menjadikan Pahlawan-Pahlawan sebagai teladan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Perjuangan generasi saat ini kata Kapolres, lebih sulit dibanding perjuangan pendahulu, karena mereka berjuang melawan bangsa lain, sedangkan generasi saat ini harus berjuang melawan derasnya gempuran isu-isu dan berita bohong dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.
“Di hari pahlawan ini, marilah kita jadikan Pahlawan kusuma bangsa sebagai tauladan karena berkat jasa-jasa mereka yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan dan persatuan Bangsa ini, Namun perjuangan generasi saat ini lebih berat karena Gempuran isu sara dan hoax dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI,” kata Kapolres.
Untuk itu, Ia berpesan agar generasi saat ini bijak dalam mengelola informasi yang beredar di media sosial karena di era millenial ini banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi.
Di akhir sambutannya, Ia juga mengajak seluruh Ummat Islam untuk merekatkan Ukhuwah dengan menghidupkan Sunnah – Sunnah Rasul dan kewajiban sebagai Ummat Islam demi terjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. (Rls/one)