Example 300250
DaerahEkonomi & BisninPolewali Mandar

134 Lahir, 276 Bunting : Program Bantuan Kambing SDK-JSM Terbukti Produktif dalam 6 Bulan

×

134 Lahir, 276 Bunting : Program Bantuan Kambing SDK-JSM Terbukti Produktif dalam 6 Bulan

Sebarkan artikel ini

Polman, 8enam.com.-Program bantuan sektor peternakan yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menunjukkan progres luar biasa. Hanya dalam waktu enam bulan sejak didistribusikan, bantuan bibit ternak kambing dari Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) telah menghasilkan ratusan kelahiran dan kebuntingan di tingkat peternak.

Data ini terungkap dalam monitoring langsung yang dipimpin Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Hamdani Hamdi, di Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (11/01/2026).

Capaian Signifikan : 25 Persen Populasi Mulai Produktif

Berdasarkan hasil pemantauan di kelompok penerima bantuan, tercatat perkembangan populasi yang sangat menggembirakan:

Kelahiran Baru: 134 ekor.
Ternak Bunting: 276 ekor.
Status Produktivitas: Sekitar 25% dari total bantuan sudah menghasilkan keturunan dalam setengah tahun.

“Ini membuktikan bahwa program pembangunan peternakan Bapak Gubernur SDK dan Wakil Gubernur JSM benar-benar berjalan baik. Dampaknya nyata dalam meningkatkan ekonomi sektor pertanian serta memperkuat kesejahteraan peternak,” ujar Hamdani Hamdi.

Membidik Hilirisasi dan Penyuplai Bibit Nasional

Hamdani menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada pembagian ternak. Pemprov Sulbar tengah menyiapkan ekosistem hilirisasi peternakan yang terintegrasi, mulai dari pembibitan, penggemukan, hingga pemasaran.

Target besarnya adalah menjadikan Sulawesi Barat sebagai sentra bibit kambing nasional.

“Kami optimistis Sulbar ke depan bisa menjadi daerah penyangga dan pemasok bibit kambing berkualitas, khususnya untuk mendukung kebutuhan pangan dan peternakan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan provinsi tetangga seperti Kalimantan Timur,” tegas Hamdani.

Pendampingan Berkelanjutan dan Respons Peternak

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nur Kadar, memastikan jajarannya akan terus melakukan pendampingan teknis dan evaluasi berkala agar bantuan ini tidak sekadar bertahan hidup, tetapi terus berkembang biak secara mandiri.

Manfaat ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Masdar, Ketua Kelompok Tani Pemuda Aribang, mengaku bersyukur atas kualitas bibit yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih. Kambingnya besar dan produktif. Di kelompok kami saja sudah ada 7 ekor yang melahirkan dan 9 ekor sedang bunting. Ini sangat membantu ekonomi kami,” tuturnya.

Melalui keberhasilan ini, Pemprov Sulbar meletakkan fondasi kuat bagi kemandirian pangan hewani sekaligus menciptakan pusat ekonomi baru berbasis peternakan rakyat yang berdaya saing tinggi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *